Burung Pleci

BURUNG PLECI

Hasil gambar untuk burung pleci wikipedia


Suku burung-burung kacamata (Zosteropidae) mencakup sejumlah burung pengicau (Passeriformes) kecil yang cenderung tersebar di daerah tropika di Dunia Lama(termasuk Australasia). Genus pencirinya adalah Zosterops. Burung-burung anggota suku ini dicirikan dengan lingkaran di sekitar mata berwarna putih (dari sini nama bahasa Inggris white-eye berasal) atau abu-abu.
Banyak anggotanya yang bersifat endemik di suatu pulau atau kepulauan, seperti jenis yang baru ditemukan tahun 2007 di Kepulauan Togian, Sulawesi Tengah.[1]
Penampilan anggotanya sangat "biasa", tidak ada ciri mencolok, kecuali adanya segaris lingkaran di sekitar mata. Sayapnya melingkar dan memiliki kaki yang kuat. Ukurannya kecil, hingga sepanjang 15cm. Warna bulu biasanya hijau kelabu, tetapi ada jenisnya yang memiliki bulu leher dan perut berwarna putih atau kuning. Semua anggotanya senang berkelompok, terbang dalam kawanan. Dalam musim kawin, mereka membangun sarang di pohon dengan telur biru pucat 2-4 butir. Menu utamanya serangga dan buah-buah kecil, serta nektar. Di Australia bahkan ada yang menjadi hama di perkebunan anggur karena bertengger di tangkai dan melukai tanaman.
Cara Perawatan Untuk Burung Cepat Bunyi Pleci
Hasil gambar untuk burung pleci wikipedia

Cara Perawatan Untuk Cepat Burung Beep PleciHow untuk membuat burung atau cicikacamata Pleci menjadi suara mengoceh rajin dan cepat banyak cara masing-masing burung kicau mania penggemar.
Membuat burung atau bahan yang awalnya tidak akan bertele-tele bertele-tele cepat JIKA kebanggaan pada akhirnya kita menjadi burung peliharaan rajin berkicau, dan itu adalah sangat dasar oleh pecinta burung (KESABARAN).
Banyak cara untuk membuat kicau burung rajin, salah satu yang kita bicarakan adalah seekor burung. Memang, tahun ini (2011-2012) Ini adalah burung Pleci Idol Mania kicau di mata pada umumnya, selain harganya relatif terjangkau dan sering burung akan dimasukkan ke dalam arena persaingan dan burung-burung bernyanyi di diberikan kelas tersendiri di beberapa kota di Indonesia.
Dan yang membuat sebagian besar burung ini di burung disimpan oleh penggemar karena harganya yang sangat mahal jika telah menjadi juara dalam olahraga burung atau burung yang sangat mahal jika rajin berkicau, dan informasi yang saya dengar burung ini pleci sampai tembus di angka 40 juta, fantastis ..!
Ada banyak cara yang ini bisa rajin suara menyanyi Pleci telah banyak variasi, tapi cara ini bukan jaminan hasil yang sama dan tidak menjamin seratus persen, tetapi jika Anda ingin mencoba apa wrong.A awal yang baik di awal pemilihan untuk burung yang baik atau prospect.A. Pilih pleci burung yang sehat, agresif dan male.2 a. Pilih mantel color.3 tebal. Pilih tubuh proporsional, kecil tapi tidak enough.4 baik. Pilih ekor berkumpul jadi satu tidak spread.5. Pleci bahwa banyak burung memiliki berbagai suara dan bisa mendapatkan tinggi adalah berwarna Pleci Yellow Bird, (sepengetahuan saya)
Sebagian besar ciri Pleci Wanita:.. • Postur agak kecil, bulat tubuh tidak lama • Kepala relatif lebih kecil • bola mata normal dan alis yang melingkar tipis • Ekor pendek • Bagian umumnya pendek dan tipis...
Sebagian besar ciri Pleci Jantan:.. • Panjang ekor surat formulir mayoritas 'V' • ketebalan Bagian dan panjang • Kepala relatif lebih besar • The alis adalah lingkaran berwarna putih tebal • Panjang dan proporsional...
Tips dan trik Untuk Cepat Pleci
Pada dasarnya ini adalah sangat mudah suara burung pleci dan menurut saya tidak ada perlakuan khusus dari burung adalah suara pleci begitu cepat, yang penting dalam pemilihan burung harus benar-benar selektif.
Perawatan sederhana dari pleci burung: A. Di pagi hari / subuh pleci mencoba untuk menghapus burung (keluar sinar matahari yang cukup untuk menghangatkan body.2 tersebut. Setelah itu, mandi burung pleci dengan semprot / sprey yang lembut atau basah setelan atas, biasanya di kamar mandi untuk mencoba untuk memberikan percikan atau semprot di mana burung-burung tidak lepas landas, biasanya begitu basah tubuhnya dia akan mandi di place.3 itu. Setelah mandi untuk mendapatkan basah, tapi pengeringan akan meninggalkan air hanya cukup untuk minum sendirian di sebuah cage.4. Sekitar jam, angkat dan menjatuhkan pleci tempat teduh, berikan ulat kecil, yang hongkong putih (2-3 ulat hongkong yang untuk kulit) tapi makan sebelumnya baik buah atau pisang atau buah lain mungkin juga makan Juka voer voer.5. Untuk serangga bisa juga menggunakan kandang ulat, jangkrik kecil, atau kroto (kroto lakukan setiap hari dan tidak banyak administrasi) .6. Hal ini juga dapat ditempatkan dengan memberikan madu khusus atau tempat yang kecil, atau dapat Anda berikan madu urapan pada Buah pisang (biasanya, jika itu madu, pisang tidak akan dimakan) 7. Setelah itu memungkinkan untuk sore, malam diperbolehkan dalam pakaian renang needs.8. Pleci obrolan burung dan menikmati waktu Anda setelah mandi, pengeringan, dan di teduhkan.I berpikir hanya saja saya bisa berbagi dengan Anda, karena pola perawatan seperti itu bisa membuat saya Pleci bertele-tele cepat dan dengan paruh terbuka dan hal volume tebal dan cepat dengan berbagai variasi kicauan.
Faktor-faktor lain mengapa burung cepat Pleci adalah karakter dari burung itu sendiri, yang sudah memiliki bakat besar dan berkicau rajin, dan umurpun bisa menjadi patokan, karena jika burung adalah usia lebih dewasa dia akan rajin menyanyi sendiri.
Read More »
Burung Puyuh






Puyuh adalah nama untuk beberapa genera dalam familia Phasianidae. Burung ini berukuran menengah. Burung puyuh dari Dunia Baru (famili Odontophoridae) dan puyuh kancing (famili Turnicidae) tidak berkerabat dekat namun nama mereka memiliki perilaku dan karakteristik fisik yang mirip.
Burung puyuh adalah unggas daratan yang kecil namun gemuk. Mereka pemakan biji-bijian namun juga pemakan serangga dan mangsa berukuran kecil lainnya. Mereka bersarang di permukaan tanah, dan berkemampuan untuk lari dan terbang dengan kecepatan tinggi namun dengan jarak tempuh yang pendek. Beberapa spesies sepertipuyuh jepang adalah migratori dan mampu terbang untuk jarak yang jauh. Beberapa jenis puyuh diternakkan dalam jumlah besar. Puyuh jepang diternakkan terutama karenatelurnya.
Hasil gambar untuk burung puyuh
Berikut ini adalah serba-serbi budidaya burung puyuh dimulai dengan sejarah singkat burung puyuh, sentra  budidaya burung puyuh, jenis-jenis burung puyuh, manfaat burung puyuh, persyaratan lokasi budidaya burung puyuh,  pedoman teknis budidaya burung puyuh, hama dan penyakit burung puyuh dan lain-lain.
1. SEJARAH SINGKAT
Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”, merupakan bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. Dan terus dikembangkan ke penjuru dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Kini mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yang ada di Indonesia.
2. SENTRA PERIKANAN
Sentra Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah
3. JENIS
Kelas : Aves (Bangsa Burung)
Ordo : Galiformes
Sub Ordo : Phasianoidae
Famili : Phasianidae
Sub Famili : Phasianinae
Genus : Coturnix
Species : Coturnix-coturnix Japonica
4. MANFAAT
Telur dan dagingnya mempunyai nilai gizi dan rasa yang lezat
Bulunya sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya
Kotorannya sebagai pupuk kandang ataupun kompos yang baik dapat digunakan sebagai pupuk tanaman
5. PERSYARATAN LOKASI
Lokasi jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk
Lokasi mempunyai strategi transportasi, terutama jalur sapronak dan jalur-jalur pemasaran
Lokasi terpilih bebas dari wabah penyakit
Bukan merupakan daerah sering banjir
Merupakan daerah yang selalu mendapatkan sirkulasi udara yang baik.
6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Penyiapan Sarana dan Peralatan
Perkandangan
Dalam sistem perkandangan yang perlu diperhatikan adalah temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C; kelembaban kandang berkisar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Model kandang puyuh ada 2 (dua) macam yang biasa diterapkan yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m 2 sampai masa bertelur. Adapun kandang yang biasa digunakan dalam budidaya burung puyuh adalah:
Kandang untuk induk pembibitan
Kandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan kemampuan mneghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh dewasamembutuhkan luas kandang 200 m2.
Kandang untuk induk petelur
Kandang ini berfungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, dan keperluan peralatan yang sama. Kepadatan kandang lebih besar tetapi bisa juga sama.
Kandang untuk anak puyuh/umur stater(kandang indukan)
Kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Kandang ini perlu dilengkapi alat pemanas. Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh).
Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)
Bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram.
Peralatan
Perlengkapan kandang berupa tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan.
Penyiapan Bibit
Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha peternakan. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:
a. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.
b. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
c. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.
6.3. Pemeliharaan
1) Sanitasi dan Tindakan Preventif
Untuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini
mungkin.
2) Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup.
3) Pemberian Pakan
Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-menerus.
4) Pemberian Vaksinasi dan Obat
Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral). Pemberian obat segera dilakukan apabila puyuh terlihat gejala-gejala sakit dengan meminta bantuan petunjuk dari PPL setempat ataupun dari toko peternakan (Poultry Shoup), yang ada di dekat Anda beternak puyuh.
7. HAMA DAN PENYAKIT
Radang usus (Quail enteritis)
Penyebab: bakteri anerobik yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul pearadangan pada usus.
Gejala: puyuh tampak lesu, mata tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berair dan mengandung asam urat.
Pengendalian: memperbaiki tata laksana pemeliharaan, serta memisashkan burung puyuh yang sehat dari yang telah terinfeksi.
Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
Gejala: puyuh sulit bernafas, batuk–batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang
spesifik adanya gejala “tortikolis”yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.
Pengendalian:
menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar/dibuang;
pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belum ada obatnya.
Berak putih (Pullorum)
Penyebab: Kuman Salmonella pullorum dan merupakan penyakit menular.
Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu–bulu mengerut dan sayap lemah menggantung.
Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit tetelo.
Berak darah (Coccidiosis)
Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
Pengendalian:
menjaga kebersihan lingkungaan, menjaga litter tetap kering;
dengan Tetra Chloine Capsule diberikan melalui mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox
Cacar Unggas (Fowl Pox)
Penyebab: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua umur dan jenis kelamin.
Gejala: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.
Pengendalian: vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfksi.
Quail Bronchitis
Penyebab: Quail bronchitis virus (adenovirus) yang bersifat sangat menular.
Gejala: puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersi, mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir serta kadangkala kepala dan leher agak terpuntir.
Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang memadai.
Aspergillosis
Penyebab: cendawan Aspergillus fumigatus.
Gejala: Puyuh mengalami gangguan pernafasan, mata terbentuk lapisan putih menyerupai keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.
Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.
Cacingan
Penyebab: sanitasi yang buruk.
Gejala: puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.
Pengendalian: menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.
8. PANEN
Hasil Utama
Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung.
Hasil Tambahan
Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja dan bulu puyuh.
9. PASCAPANEN …
10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA
Analisis Usaha Budidaya
Investasi
kandang ukuran 9 x 0,6 x 1,9 m (1 jalur + tempat makan dan minum) Rp. 2.320.000,-
kandang besar Rp. 1.450.000,-
Biaya pemeliharaan (untuk umur 0-2 bulan)
ay Old Quail (DOQ) x Rp 798 (Harga DOQ) Rp. 1.596.000,-
Obat (Vitamin + Vaksin) Rp. 145.000,-
Pakan (selama 60 hari) Rp. 2.981.200,-
Jumlah biaya produksi Rp. 4.722.200,-
Keadaan puyuh:
Jumlah anak 2000 ekor (jantan dan betina)
Resiko mati 5%, sisa 1900
Resiko kelamin 15% jantan, 85% betina (285 jantan, 1615 betina)
Setelah 2 bulan harga puyuh bibit Rp 3.625,- betina dan Rp 725 jantan
Penjualan puyuh bibit umur 2 bulan Rp. 4.408.000,-Minus Rp. -314.200,-
Biaya pemeliharaan (0-4 bulan)
200 DOQ x Rp 798,- Rp. 159.600,-
Obat (vitamin dan Vaksinasi) Rp. 290.000,-
Pakan (sampai dengan umur 3 minggu) Rp. 2.459.925,-
Pakan (s/d minggu ke 4) betina 1615 ekor dan 71 ekor jantan (25% jantan layak bibit) Rp. 5.264.051,-
Jumlah biaya produksi Rp. 8.173.576,-
Keadaan puyuh:
Mulai umur 1,5 bulan puyuh bertelur setiap hari rata-rata 85%, jumlah telur 1373 butir
Hasil telur 75 hari x 1373 x Rp 75,- Rp. 7.723.125,-
Puyuh betina bibit 1615 ekor @ Rp 3.625,- Rp. 5.854.375,-
Puyuh jantan bibit 75 ekor @ Rp 798,- Rp. 59.850,-
Puyuh jantan afkiran 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan dari hasil penjualan Rp. 5.618.924,-
Biaya pemeliharaan (sampai umur 8 bulan)
Biaya untuk umur 4-8 bulan Rp. 1.625.137,-
Pendapatan
Hasil telur (0,5 bulan) 195 x 1373 x Rp 75,- Rp. 20.080.125,-
Hasil puyuh afkir 1615 ekor @ Rp 798,- Rp. 1.288.770,-
Hasil jantan afkir 71 ekor @ Rp 725,- Rp. 51.475,-
Hasil jantan afkir (2 bln) 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan beternak puyuh petelur dan afkiran jual Rp. 10.950.113,-
Jadi peternak lebih banyak menjumlah keuntungan bila beternak puyuh petelur, baru kemudian puyuh afkirannya di jual daripada menjual puyuh bibit. Analisa usaha dihitung berdasarkan harga-harga yang berlaku pada tahun 1999.
Read More »

Burung Beo

Umumnya Myna bukit (Gracula religiosa), kadang-kadang dieja "beo" dan sebelumnya hanya dikenal sebagai bukit Myna, adalah Myna paling sering terlihat di Aviculture, di mana ia sering hanya disebut oleh dua yang terakhir nama. Ini adalah anggota dari keluarga Jalak (Sturnidae), warga di bukit wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Sri Lanka bukit Myna, mantan subspesies G. religiosa, sekarang umumnya diterima sebagai spesies terpisah G. ptilogenys. The Enggano bukit Myna (G. enganensis) dan Beo Nias (G. robusta) juga diterima secara luas sebagai khusus yang berbeda, dan banyak penulis lebih menyukai mengobati bukit Myna Selatan (G. indica) dari Nilgiris dan di tempat lain di Ghats Barat dari India sebagai spesies terpisah.




Gracula religiosa robusta-01.JPG
Keterangan 
Ini adalah hitam pekat Myna gempal, dengan patch oranye-kuning cerah dari kulit telanjang dan pial berdaging pada sisi kepala dan tengkuk. Pada sekitar 29 cm panjang, agak lebih besar dari kerak ungu (acridotheres tristis).

Hal ini secara keseluruhan bulu hitam hijau-dipoles, ungu-biruan pada kepala dan leher. Its besar, patch sayap putih yang jelas dalam penerbangan, tetapi sebagian besar tertutup ketika burung itu duduk. Tagihan dan kaki yang kuat yang kuning cerah, dan ada pial kuning di tengkuk dan di bawah mata. Ini berbeda mencolok dalam bentuk dari telanjang mata-patch yang kerak ungu dan Myna bank (A. ginginianus), dan lebih halus bervariasi antara mynas bukit yang berbeda dari Asia Selatan: di beo, mereka membentang dari mata ke tengkuk, di mana mereka bergabung, sedangkan Sri Lanka bukit Myna memiliki pial tunggal di tengkuk dan memperluas sedikit ke arah mata. Di bukit Myna Selatan, pial terpisah dan kurva ke arah atas kepala. Nias dan Enggano bukit mynas berbeda dalam rincian pial wajah, dan ukuran, terutama yang dari tagihan.
Jenis kelamin sama; remaja memiliki tagihan kusam.

Dengan Southern, Nias dan Enggano bukit mynas sebagai spesies yang terpisah, beo, Gracula religiosa, memiliki tujuh atau delapan subspesies yang berbeda hanya sedikit. Mereka adalah:

G. r. andamanensis Beavan 1867 - Andaman bukit Myna, Kepulauan Andaman, pusat (Nancowry) kelompok Kepulauan Nicobar
Image result for gr andamanensis beavans

G. r. batuensis - Batu dan Kepulauan Mentawai
Image result for beo batu

G. r. halibrecta Oberholser 1926 - Great Nicobar bukit Myna, Great Nicobar kecil Nicobar dan pulau 
yang berdekatan di Kepulauan Nicobar, ragu-ragu berbeda dari G. r. andamanensis.
Image result for beo halibrecta

G. r. intermedia - barat laut Indocina dan India timur laut yang berdekatan dan Cina selatan
Image result for beo nias


G. r. palawanensis - Palawan di Filipina
Image result for beo filipina

G. r. peninsularis - Bastar bukit beo, India tengah, (Negara Bird Chhattisgarh, India)
Image result for beo findia tengah

G. r. religiosa - Besar Sunda (kecuali Sulawesi) dan Semenanjung Malaysia
Image result for beo malaysia

G. r. venerata - Nusa Tenggara Barat
Image result for beo ntb

Vokalisasi 

Panggilan disimpan di Thailand
The beo sering terdeteksi oleh keras, melengking, turun peluit yang diikuti oleh panggilan lainnya. Hal ini paling vokal saat fajar dan senja, ketika ditemukan dalam kelompok-kelompok kecil di pembukaan hutan yang tinggi di kanopi.

Kedua jenis kelamin dapat menghasilkan yang sangat beragam panggilan keras - peluit, ratapan, pekikan, dan gurgles, kadang-kadang merdu dan sering sangat mirip manusia dalam kualitas. Setiap individu memiliki repertoar tiga sampai 13 jenis panggilan tersebut, yang dapat dibagi dengan beberapa tetangga dekat dari jenis kelamin yang sama, sedang dipelajari ketika muda. Dialek berubah dengan cepat dengan jarak, sehingga burung hidup lebih dari 15 km terpisah tidak memiliki panggilan-jenis yang sama dengan satu sama lain.

Tidak seperti beberapa burung lain, seperti lebih besar raket ekor Drongo (Dicrurus paradiseus), yang beo tidak meniru burung lain di alam liar, meskipun itu adalah kesalahpahaman luas bahwa mereka lakukan. Di sisi lain, di penangkaran, mereka adalah salah satu yang paling terkenal meniru, mungkin setara hanya dengan burung beo abu-abu Afrika (Psittacus erithacus). Mereka dapat belajar untuk mereproduksi banyak suara sehari-hari, terutama suara manusia, dan bahkan lagu-lagu bersiul, dengan akurasi yang menakjubkan dan kejelasan.

Distribusi dan ekologi 

Pacaran pasangan allopreening di Jayanti di Buxa Tiger Reserve (distrik Jalpaiguri, Bengal Barat, India)
Myna ini adalah peternak penduduk dari divisi Kumaon di India (80 ° E bujur) timur melalui Nepal, Sikkim, Bhutan dan Arunachal Pradesh, Himalaya lebih rendah, terai dan kaki hingga 2000 m ASL. Jangkauan terus timur melalui Asia Tenggara ke timur laut ke China selatan, dan melalui Thailand southeastwards seluruh Indonesia utara ke Palawan di Filipina. Hal ini hampir punah di Bangladesh karena perusakan habitat dan eksploitasi yang berlebihan untuk perdagangan hewan peliharaan. Sebuah populasi liar di Pulau Christmas telah juga menghilang. Populasi diperkenalkan ada di Saint Helena, Puerto Rico, Hawaii dan mungkin di daratan Amerika Serikat dan mungkin di tempat lain; burung liar membutuhkan setidaknya iklim subtropis hangat untuk bertahan.

Myna ini hampir seluruhnya arboreal, bergerak dalam jumlah besar, kelompok berisik dari setengah lusin atau lebih, di puncak-puncak pohon di tepi hutan. Ini hop samping sepanjang cabang, tidak seperti berjalan riang karakteristik mynas lainnya. Seperti kebanyakan jalak, yang Myna bukit cukup omnivora, makan buah, nektar dan serangga.

Mereka membangun sarang di sebuah lubang di pohon. Kopling biasa adalah dua atau tiga butir telur.

Pet perdagangan dan konservasi [sunting]

Distribusi berbagai bentuk dalam kompleks spesies

Dewasa di Jurong Bird Park, Singapura

Telur MHNT

The mynas bukit adalah burung kandang populer, terkenal karena kemampuan mereka untuk menirukan ucapan. Didistribusikan secara luas bukit umum Myna adalah yang paling sering terlihat di Aviculture. Permintaan melebihi kapasitas penangkaran, sehingga mereka jarang ditemukan di toko-toko hewan peliharaan dan biasanya dibeli langsung dari peternak atau importir yang dapat mengesahkan burung diperdagangkan secara legal.

Spesies ini didistribusikan secara luas dan umum lokal, dan jika saham dewasa dijaga, ia mampu berkembang biak dengan cepat. Pada skala dunia, IUCN sehingga menganggap beo Spesies dari Least Concern. Tapi di tahun 1990-an, hampir 20.000 burung liar tertangkap, sebagian besar orang dewasa dan remaja, dibawa ke perdagangan setiap tahun. Di bagian tengah dari jangkauan, G. r. populasi intermedia telah menurun tajam, terutama di Thailand, yang memasok banyak pasar Barat berkembang. Negara tetangganya, dari mana ekspor sering terbatas karena alasan politik atau militer, namun disediakan permintaan domestik berkembang, dan permintaan di seluruh wilayah terus menjadi sangat tinggi. Pada tahun 1992, Thailand memiliki Myna bukit umum mengenakan CITES Appendix III, untuk menjaga saham terhadap runtuh. Pada tahun 1997, atas permintaan Belanda dan Filipina, spesies itu uplisted CITES Appendix II. Andaman dan Nikobar subspesies G. r. andamanensis dan (jika berlaku) G. r. halibrecta, digambarkan sebagai "sangat umum" pada tahun 1874, yang memenuhi syarat sebagai Hampir Terancam pada tahun 1991. Mantan sama sekali tidak umum lagi di Kepulauan Nicobar dan yang terakhir-jika berbeda-memiliki rentang yang sangat terbatas. [5]

Di tempat lain, seperti di Filipina dan di Laos, penurunan telah lebih terlokalisasi. Hal ini juga menjadi semakin langka di wilayah India timur laut karena penangkapan burung matang untuk perdagangan hewan peliharaan ilegal. Di wilayah Garo Hills, bagaimanapun, penduduk setempat membuat sarang buatan dari kerangka split-bambu ditutupi dengan rumput, dan menempatkan mereka di posisi diakses di pohon-pohon tinggi di pembukaan hutan atau di tepi sebuah desa kecil untuk menarik mynas untuk berkembang biak di sana. Para penduduk desa dengan demikian dapat mengekstrak muda pada waktu yang tepat untuk memudahkan tangan pemeliharaan, membuat bukit umum Myna pertanian yang, industri rumahan skala kecil yang menguntungkan. Ini membantu untuk melestarikan lingkungan, karena burung-burung penangkaran tidak dihapus dari populasi, sementara perusakan habitat dibatasi karena mynas akan meninggalkan daerah penebangan luas dan lebih memilih hutan yang lebih alami untuk perkebunan. Sebagai mynas dapat sesuatu dari hama pohon buah-buahan ketika terlalu banyak, manfaat tambahan untuk penduduk setempat adalah cara murah untuk mengendalikan populasi Myna: gagal saham dapat didukung dengan menempatkan tahu lebih sarang daripada yang bisa dipanen, dan maksimum proporsi nestlings diambil ketika populasi menjadi terlalu besar

Image result for beo batuensis


Read More »